Tentang Cairan WD40

Tips No Comments »

WD-40Cairan WD40 atau Water Displacement #40, Produk ini berapa dari penelitian untuk cairan pencegahan karat dan degreaser (peluruh oli) untuk peralatan tempur angkatan bersenjata. Formula WD40 dibuat pada tahun 1953 oleh 3 teknisi San Diego Rocket Chemical Company, nama WD40 diambil dati nama proyek saat itu yakni Water Displacement, 40 diambil dari 40 formulasi yang ditemukan untuk mendapatkan produk yang dimaksudkan tersebut. Produk yang semula untuk keperluan perawatan peralatan militer, mulai diproduksi untuk keperluan umum, karena dirasa banyak sekali kegunaannya untuk keperluan sehari-hari. Kemudian dipercantik dalam kemasannya, seperti ditambahi bau harum yang khas yang ditambahkan ke formula tersebut. Salah seorang penemu formula tersebut, Ken East, menjamin bahwa tidak ada formula yang membayakan dalam cairan tersebut.

Kegunaan dari cairan wd-40 ini banyak sekali untuk keperluan sehari hari :

  • Menghilangkan kotoran dan karat pada metal mobil
  • Melindungi perkakas perak dari noda
  • Melindungi dan melumasi string gitar
  • Melancarkan resleting yang macet,
  • Melancarkan engsel pintu
  • Membersihkan karat, dll

del.icio.us Digg Facebook Technorati Google Yahoo Bloglines Bookmark.it

Pak Harto di mata Mr. Lee Kuan Yew

Berita No Comments »

Mr. Lee Kuan YewMantan Perdana Menteri Singapura Mr. Lee Kuan Yew menjenguk “sahabat lama” nya, Pak harto yang terbaring kritis di RSP pertamina, pada hari Minggu 13 Januari 2008, kemarin. Setelah menjenguk Pak harto Mr. Lee tanpa sepatah kata pun ditinggalkan kepada pers, tentang kunjungannya yang hanya di tujukan untuk menjenguk pak harto itu. Setelah kunjungan tersebut beliau berbicara di depan media massa singapura, Mr Lee memuji Pak Harto, selama memimpin negara indonesia, telah banyak membawa perubahan dan pembangunan di indonesia, dan stabilitas kawasan asia tenggara.

Mr. Lee mengatakan Pak Harto, adalah mantan presiden, yang tidak mendapatkan penghargaan yang layak dari yang seharusnya dia dapatkan, atas apa yang dilakukannya untuk bangsa indonesia, selama 32 tahun memimpin.

Mengingat setelah tidak menjabat presiden dan bahkan sampai ke keadaan terbaring dengan usia yang sangat senja, status hukumnya yang menggantung, atas tindak pidana korupsi dan nepotisme, pelanggaran HAM, selama 32 tahun memimpin, masih melekat bahkan sampai menjelang akhir hayatnya.

Mr. Lee Kuan Yew adalah (mantan) pemimpin negara asing yang pertama datang menjenguk mantan presiden soeharto, beliau mengatakan bahwa kedatangannya ke indonesia kali ini adalah mengunjungi dan memberikan penghormatan kepada sahabat lama.

Mr. Lee menambahkan : “Saya sangat prihatin, melihat teman lama, dimana saya pernah bekerja sama dengannya selama 30 tahun, tidak mendapatkan penghargaan yang layak dia dapatkan. Dia layak untuk dikenang atas apa yang telah dilakukannya, dan generasi yang sekarang, baik indonesia dan dunia, tidak ingat ketika indonesia mulai membangun. Saya mengingatnya, itulah kenapa saya datang kemari untuk menjenguknya.Read the rest of this entry »

del.icio.us Digg Facebook Technorati Google Yahoo Bloglines Bookmark.it

Konfigurasi DHCP di Slackware

Slackware, Komputer dan Jaringan No Comments »

UPDATED.! :lol: Menyambung tulisan saya yang terdahulu, Kali ini kita mencoba untuk melakukan konfigurasi DHCP server di distro yang lagi-lagi kebetulan, saya memakainya, yaitu SLackware. Ada 2 cara melakukan instalasi dhcp server ini, yang pertama menggunakan paket bawaan slackware, dan yang kedua menggunakan source code, dan di konfigurasi sendiri.

Install Paket Slackware

Paket dhcp server dapat dilihat pada cd slackware anda atau dapat dilihat di web slackware package
dan mirrornya. selanjutnya adalah mendownload paket dhcp tersebut ke mesin slackware anda :

root@gentan:~/instalasi# wget http://…./linux/slackware/slackware-11.0/slackware/n/dhcp-3.0.4-i486-2.tgz

selanjutnya adalah melakukan instalasi paket dhcp tersebut :

root@gentan:~/instalasi# installpkg dhcp-3.0.4-i486-2.tgz

nah selesai sudah, karena ini menggunakan paket bawaan slackware, otomatis struktur filenya mengikuti sistem pemaketan file slackware. sehingga pekerjaan selanjutnya adalah mengkonfigurasi file bernama dhcpd.conf yang secara default terletak di bawah direktori /etc.

Wah jadi lupa kalo tulisan belum selesai :D. Baiklah kita lanjutkan ke langkah berikutnya.
Read the rest of this entry »

del.icio.us Digg Facebook Technorati Google Yahoo Bloglines Bookmark.it

Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki

Cak Nun, Inspirasi No Comments »

Oleh : Emha Ainun Nadjib (Kompas, 17 Feb 2005)

Cak NunADA kesombongan orang berkuasa. Ada kesombongan orang kaya. Ada kesombongan orang pandai. Juga ada kesombongan orang saleh.

Kita awali dengan suatu identifikasi elementer. Semua orang adalah rakyat, tetapi kalau ada penguasa, maka yang dimaksud dengan rakyat tentu mereka yang dikuasai. Rakyat adalah yang miskin, rakyat adalah yang bodoh, dan rakyat adalah yang selalu belum saleh.

Identifikasi yang lebih ke tingkat praksis, rakyat selalu adalah pihak yang diatur pihak yang berkuasa. Kenyataan ini punya peluang amat besar untuk bertentangan dengan asas hakiki demokrasi, serta amat mencurigakan dipandang dari rasionalitas dan proporsi manajemen kenegaraan dan kebangsaan. Seorang polisi bisa terjebak untuk menganggap dirinya adalah penggenggam hukum, dan rakyat adalah wilayah terapan hukum.

Kemudian konteks kesombongan orang kaya: dalam wacana pembangunan di hampir semua kalangan, selalu rakyat adalah pihak yang disebut harus dan sedang diberdayakan dari kelemahan ekonomi, dientaskan dari kemiskinan, dan diselamatkan dari keterpurukan. Read the rest of this entry »

del.icio.us Digg Facebook Technorati Google Yahoo Bloglines Bookmark.it

Blog-nya Pak Yusril Ihza Mahendra

InterMezzo 1 Comment »

YusrilPagi ini saya googling mengenai creative common license, dan terdamparlah saya di blognya Mas Priyadi dan selesai mencari tahu, akhirnya mata saya tertuju pada postingan beliau tentan Blog Yusril Ihza Mahendra, disitu diceritakan bahwa spontan terdapat komentar dari Pak “Yusril Ihza Mahendra” menanggapi Tulisan Mas Jay tentang Cheng Ho: Laksamana Agung dari Cina dan tulisan itu dibuat Mas Jay 2 tahun lalu tepatnya 24 Juni 2005.

Dari comment di Blognya Mas Priyadi dan Mas Jay itulah perbincangan terjadi Pak “Yusril Ihza mahendra” menjelaskan mengenai laksamana chengho berkaitan dengan film yang dibintangi beliau, aspek sejarahnya, bahkan pendapat beliau tentang keadaan dan posisi politiknya di tanah air. Disitu pula terjadi perbincangan dengan Bung Vavai dan analisanya di sini. Atas anjuran teman-teman yang comment di blognya mas Jay, “Pak Yusril” membuat account blog baru di mahendra-ihza-yusril.blogspot.com. Saat saya berkunjung ke sana isinya baru kata Pengantar.

Kalaulah bukan Pak Yusril, pastilah beliau termasuk penggemar fanatik, karena Lumayan mengetahui data-data beliau, disamping itu menggunakan pilihan kata “datar” dan pilihan kata seperti layaknya ketika Pak Yusril berbicara.

Dani, Vavai nggak nanya lagi. Saya sudah komunikasi dengannya. Mudah-mudahan dia sudah “haqqul yaqin”. Terima kasih. Salam hormat.

Updated :

Memang benar pagi ini (Rabu, 7-5-07) saya chat sama mas priyadi, dan membenarkan bahwa blog tersebut memang empunya pak Yusril Ihza Mahendra, dan sudah dikonfirmasi sama tempo. Selamat Ngeblog Pak Yusril..!

del.icio.us Digg Facebook Technorati Google Yahoo Bloglines Bookmark.it